<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Buletin Suara 'Lumpur' Porong</title>
	<atom:link href="http://suaraporong.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://suaraporong.wordpress.com</link>
	<description>Buletin Suara 'Lumpur' Porong</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 Jun 2007 02:33:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='suaraporong.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Buletin Suara 'Lumpur' Porong</title>
		<link>http://suaraporong.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://suaraporong.wordpress.com/osd.xml" title="Buletin Suara &#039;Lumpur&#039; Porong" />
	<atom:link rel='hub' href='http://suaraporong.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Berjuanglah saudaraku</title>
		<link>http://suaraporong.wordpress.com/2007/06/04/berjuanglah-saudaraku/</link>
		<comments>http://suaraporong.wordpress.com/2007/06/04/berjuanglah-saudaraku/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jun 2007 02:53:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yogas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lumpur Porong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suaraporong.wordpress.com/2007/06/04/berjuanglah-saudaraku/</guid>
		<description><![CDATA[Jeritan tangismu Sayatan luka darahmu Rintihan sakitmu menggetarkan Sampai ajal doamu di dengungkan Dan begini Porong kelanjutan hidupmu Jeritan tangismu Sayatan luka darahmu Rintihan sakitmu menggetarkan bumi dan langit Sampai ajal dan doamu di dengar Sang Khaliq Dan begini Porong kelanjutan hikmahnya&#8230; Kini generasimu di porak porandakan kembali Aku tertatih dalam memperjuangkan hak tanah moyangku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suaraporong.wordpress.com&amp;blog=926279&amp;post=23&amp;subd=suaraporong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Jeritan tangismu<br />
Sayatan luka darahmu<br />
Rintihan sakitmu menggetarkan<br />
Sampai ajal doamu di dengungkan<br />
Dan begini Porong kelanjutan hidupmu</em></p>
<p><em>Jeritan tangismu<br />
Sayatan luka darahmu<br />
Rintihan sakitmu menggetarkan bumi dan langit<br />
Sampai ajal dan doamu di dengar Sang Khaliq<br />
Dan begini Porong kelanjutan hikmahnya&#8230;</em></p>
<p><em>Kini generasimu di porak porandakan kembali<br />
Aku tertatih dalam memperjuangkan hak tanah moyangku<br />
Mungkinkah wahai engkau pejabat mendengar rintihan sukmaku<br />
Kapan… jawaban itu kau berikan padaku</em></p>
<p><em>Kalau berani dan lantang<br />
Darah dan nyawa taruhannya<br />
Satu tetes darahku jatuh<br />
Seribu generasi akan tumbuh berbaur<br />
Memperjuangkan hak dan tanahnya<br />
Maju melangkah pantang mundur<br />
Dalam keyakinan kebenaranku</em></p>
<p><em>Aku tidak bisa membantu sepenuhnya karena aku<br />
Orang miskin. Tapi ada doa dan api perjuangan<br />
Dariku untukmu<br />
Saudaraku.<br />
Pesanku hati-hatilah dalam perjuanganmu<br />
Murnilah<br />
Dan jangan sampai ditunggangi pihak pengecut lain<br />
Selamat berjuang saudaraku<br />
Semoga keberhasilan bersamamu.</em></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/suaraporong.wordpress.com/23/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/suaraporong.wordpress.com/23/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suaraporong.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suaraporong.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suaraporong.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suaraporong.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suaraporong.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suaraporong.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suaraporong.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suaraporong.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suaraporong.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suaraporong.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suaraporong.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suaraporong.wordpress.com/23/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suaraporong.wordpress.com/23/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suaraporong.wordpress.com/23/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suaraporong.wordpress.com&amp;blog=926279&amp;post=23&amp;subd=suaraporong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suaraporong.wordpress.com/2007/06/04/berjuanglah-saudaraku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/77b07c7dc0da778d2c11dcd1a2c514dc?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">yogas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hanya butuh satu kepastian</title>
		<link>http://suaraporong.wordpress.com/2007/06/04/hanya-butuh-satu-kepastian/</link>
		<comments>http://suaraporong.wordpress.com/2007/06/04/hanya-butuh-satu-kepastian/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jun 2007 02:50:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yogas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lumpur Porong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suaraporong.wordpress.com/2007/06/04/hanya-butuh-satu-kepastian/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: La Bandrek (ex  warga Jatirejo) Hidup dalam keterasingan di rumah kontrakan, menunggu kejelasan nasib yang tak tahu kapan datangnya,  di ombang-ambing oleh informasi, dibodohi oleh berbagai keputusan yang tidak pernah menjadi keputusan yang final. Inilah kondisi yang sedang dialami oleh warga korban lumpur Lapindo dan yang lebih ironis lagi para korban ini sudah satu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suaraporong.wordpress.com&amp;blog=926279&amp;post=22&amp;subd=suaraporong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Oleh</em>: <strong>La Bandrek</strong><br />
(ex  warga Jatirejo)</p>
<p>Hidup dalam keterasingan di rumah kontrakan, menunggu kejelasan nasib yang tak tahu kapan datangnya,  di ombang-ambing oleh informasi, dibodohi oleh berbagai keputusan yang tidak pernah menjadi keputusan yang final. Inilah kondisi yang sedang dialami oleh warga korban lumpur Lapindo dan yang lebih ironis lagi para korban ini sudah satu tahun berada dalam kondisi yang seperti ini. Dan pemerintah belum juga mampu bertindak kongkrit menyelesaikan kondisi tersebut.</p>
<p>Berbagai upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah untuk menyelesaikan dampak sosial yang diakibatkan oleh lumpur Lapindo tidak juga memberikan ketenangan bagi keberlangsungan hidup warga korban. Bahkan, upaya Pemerintah dan Lapindo yang seakan sudah menjadi keputusan yang final, lagi-lagi hanya menjadi isapan jempol belaka yang sesaat bisa memberikan angin segar yang melegakan. Namun, hari-hari yang begitu pahit untuk dijalani kembali membuktikan  omong kosong mereka. Keputusan yang telah disepakati antara Lapindo, Pemerintah dan Warga, semuanya tidak ada yang dihiraukan oleh “Si Murka” Lapindo.</p>
<p>Hal inilah yang seakan menjadi sebuah masalah baru bagi keberadaan warga korban lumpur Lapindo ini. Kian hari korban Lapindo semakin menjadi obyek proyek saja. Banyak dana yang habis terbuang untuk membiayai proyek-proyek bertajuk kepedulian atas tragedi kemanusiaan di Porong ini, yang itu  tidak jelas azas manfaatnya. Hasilnya pun tidak secara signifikhan dapat dirasakan oleh warga korban.</p>
<p>Hari demi hari kehidupan warga korban  dirundung kecemasan yang seperti tidak berujung. Sampai kapan warga diperlakukan seperti ini..?, dan di mana posisi pemerintah sehingga membiarkan rakyatnya hidup terkatung-katung dan menanti sesuatu yang tidak pernah pasti. Dimana sebenarnya letak rumitnya jika Pemerintah sudah mengetahui siapa yang bersalah dalam kasus Lumpur Lapindo ini&#8230;??.</p>
<p>Bahkan, enam bulan yang lalu seluruh warga dan jajaran pemerintah, mulai dari Pemkab Sidoarjo sampai Gubernur Jawa Timur, Imam Utomo, mensyukuri keputusan ganti rugi terhadap korban lumpur Lapindo dengan proses jual beli sebagai salah satu bentuk ganti rugi. Namun, semua masih menjadi sebuah  penantian panjang yang cukup membuat warga menjadi gila akibat depresi. Bukan hanya satu dua kali statemen Pemerintah menjadi penghibur sesaat warga. Katanya tinggal menyelesaikan syarat administrasi yang ditentukan oleh Lapindo, itupun hanya sebuah alasan. Katanya 5 Maret, kemudian di tunda 26 Maret, sampai hari yang telah diumumkan kepada warga itu terlewati pembayaran juga tidak kunjung terlaksana.</p>
<p>Merasa dikibuli oleh pemerintah dan Lapindo, tanggal 2 Mei 2007 perwakilan warga kemudian menghadap ke pemerintah pusat dan di Porong warga melakukan aksi besar-besaran dengan melakukan pemblokiran jalan-jalan strategis, 6000 ribu warga ikut mendukung aksi tersebut. Sedangkan perwakilan warga di Jakarta di terima oleh Menteri Sosial, Bachtiar Chamsyah dan juga Kepala Badan Pelaksana BPLS, Sunarso. Dari pertemuan tersebut menghasilkan sebuah risalah yang isinya secara sekilas mungkin bisa melegahkan perasaan para warga korban. Dan dalam risalah tersebut juga termaktub bahwa pembayaran akan di mulai pada 7 Mei 2007. Kalau di mulai pada 7 Mei 2007, berarti Lapindo bisa saja membayar ganti rugi dengan jual beli tersebut pada bulan Juni, bulan Juli bahkan bulan Desember 2008 sekalipun. Sebab dalam risalah tersebut bahasa yang di pakai adalah di mulai bukan paling akhir.</p>
<p>Ketidakjelian dari para wakil warga dalam bernegosiasi dan membuat serta mencermati redaksi surat keputusan akan menjadi celah bagi Lapindo untuk berkilah dan pada akhirnya berdampak pada berbelitnya proses realisasi terhadap ganti rugi. Padahal sebenarnya warga itu tidak pernah mempersoalkan siapa wakil mereka yang akan menyelesaikan urusan warga dengan Lapindo, asalkan wakil mereka benar-benar memperjuangkan nasib warga secara menyeluruh.</p>
<p>Semua proses seolah-olah tidak kunjung selesai sedang warga sudah tidak sabar berada dalam kondisi hidup yang tertekan oleh keadaan. Baik dari himpitan ekonomi maupun kehidupan sosial mereka yang pernah ada di desa asalnya. Yang di minta oleh warga hanya satu, yakni kepastian dan kejelasan nasib. Tidak butuh janji dan tidak butuh retorika yang banyak diperdebatkan di banyak pihak. Dengan mempercepat penyelesaian terhadap kebutuhan dan hak warga yang hilang, adalah satu hal yang bisa membuktikan keseriusan Lapindo dan pemerintah di hadapan warga sebelum benar-benar terjadi revolusi sosial dalam kasus Porong ini.  ***</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/suaraporong.wordpress.com/22/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/suaraporong.wordpress.com/22/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suaraporong.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suaraporong.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suaraporong.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suaraporong.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suaraporong.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suaraporong.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suaraporong.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suaraporong.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suaraporong.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suaraporong.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suaraporong.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suaraporong.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suaraporong.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suaraporong.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suaraporong.wordpress.com&amp;blog=926279&amp;post=22&amp;subd=suaraporong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suaraporong.wordpress.com/2007/06/04/hanya-butuh-satu-kepastian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/77b07c7dc0da778d2c11dcd1a2c514dc?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">yogas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sengsara Tak Berujung</title>
		<link>http://suaraporong.wordpress.com/2007/06/04/sengsara-tak-berujung/</link>
		<comments>http://suaraporong.wordpress.com/2007/06/04/sengsara-tak-berujung/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jun 2007 02:41:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yogas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lumpur Porong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suaraporong.wordpress.com/2007/06/04/sengsara-tak-berujung/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Edi “Zendhe” Bowo Warga Jatirejo Semua warga korban lumpur Lapindo tentunya tak pernah menyangka bahwa kampung halaman mereka akan hilang untuk selamanya. Mengapa semua ini bisa terjadi? Semua itu terjadi akibat kesalahan pemerintah dan Lapindo. Pemerintah bersalah karena sudah melakukan perselingkungan terbuka dengan bukti memberikan izin kepada Lapindo untuk melakukan eksplorasi minyak dan gas [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suaraporong.wordpress.com&amp;blog=926279&amp;post=20&amp;subd=suaraporong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Oleh</em>: <strong>Edi “Zendhe” Bowo</strong><br />
Warga Jatirejo</p>
<p>Semua warga korban lumpur Lapindo tentunya tak pernah menyangka bahwa kampung halaman mereka akan hilang untuk selamanya. Mengapa semua ini bisa terjadi? Semua itu terjadi akibat kesalahan pemerintah dan Lapindo. Pemerintah bersalah karena sudah melakukan perselingkungan terbuka dengan bukti memberikan izin kepada Lapindo untuk melakukan eksplorasi minyak dan gas di areal padat penduduk. Padahal pemerintah tahu betul, bahwa tempat eksplorasi bagi Lapindo itu daerah padat penduduk. Pemerintah juga tahu resiko yang akan terjadi bila diadakan eksplorasi di areal padat penduduk. Pemerintah dan Lapindo sekarang sudah tahu dan juga dapat turut merasakan akibat dari kesalahan yang mereka buat. Yakni sengsara dan derita yang tak berujung.</p>
<p>Lantas siapa yang harus bertanggung jawab atas semua derita kami. Tak ada lagi yang harus bertanggung jawab atas semua itu kecuali pemerintah dan Lapindo. Dulu kami warga Jatirejo hidupnya selalu aman, nyaman, tentram, rukun dan damai. Tapi semua itu hilang dengan sia-sia yang disebabkan oleh manusia-manusia berhati iblis. Siapakah yang berhati iblis? Merekalah yang telah merenggut kebahagiaan kami dan lagi-lagi kami di buat sengsara.</p>
<p>Setiap kami akan melakukan aksi atau demo untuk menuntut hak, kami selalu dicegah dan dihalang-halangi oleh sekelompok anjing-anjing berbulu domba. Mereka adalah antek-antek manusia berhati iblis. Kehidupan kami yang dulu selalu bersinar terang seperti bintang di malam hari. Tapi tiba-tiba redup dan hilang terkena luapan lumpur Lapindo dan kami warga Jatirejo yang tetap mempertahankan tanah nenek moyang kami akan selalu berjuang untuk memperoleh hak-hak kami yang sudah di injak-injak oleh pemerintah dan Lapindo.</p>
<p>Mereka tidak peduli dengan nasib kami yang sudah mereka ambil secara paksa selama ini, masyarakat sudah tahu duduk perkaranya bahwa pemerintah dan Lapindo tidak tegas dalam menyelesaikan kasus Porong, lumpur Lapindo. Padahal lumpur Lapindo di Porong dan sekitarnya adalah perbuatan mereka, oleh karena itu kita harus terus berjuang dan melawan kebiadaban serta terus mendesak pemerintah supaya hak-hak kami segera dikembalikan.</p>
<p>Kita menengok sejenak ke belakang, bahwa dulu Lapindo dalam membeli tanah warga Renokenongo untuk tempat eksplorasi Sumur Banjarpanji 1 tanpa meminta administrasi yang seperti mereka minta sekarang, sertifikat. Dan pemerintah pada saat itu juga tidak mempersoalkannya. Tapi kenapa sekarang harus menjadi berbelit-belit begini, ini lagi-lagi adalah buah dari perselingkungan pemerintah dengan Lapindo demi memenuhi nafsu setannya. Itulah yang membuktikan bahwa pemerintah dan Lapindo tidak tegas dalam menyelesaikan masalah di Porong dan sekitarnya. ***</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/suaraporong.wordpress.com/20/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/suaraporong.wordpress.com/20/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suaraporong.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suaraporong.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suaraporong.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suaraporong.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suaraporong.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suaraporong.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suaraporong.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suaraporong.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suaraporong.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suaraporong.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suaraporong.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suaraporong.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suaraporong.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suaraporong.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suaraporong.wordpress.com&amp;blog=926279&amp;post=20&amp;subd=suaraporong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suaraporong.wordpress.com/2007/06/04/sengsara-tak-berujung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/77b07c7dc0da778d2c11dcd1a2c514dc?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">yogas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kekuatiran desa yang terancam</title>
		<link>http://suaraporong.wordpress.com/2007/06/04/kekuatiran-desa-yang-terancam/</link>
		<comments>http://suaraporong.wordpress.com/2007/06/04/kekuatiran-desa-yang-terancam/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jun 2007 02:36:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yogas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lumpur Porong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suaraporong.wordpress.com/2007/06/04/kekuatiran-desa-yang-terancam/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Arek Pussaka Desa Dunganten Lor, kec. Tanggulangin Pada awalnaya kami tidak begitu kuatir dengan keberadaan semburan lumpur Lapindo. Dikarenakan jarak antar titik semburan dengan tempat tinggal kami agak jauh, 3 Km lebih. Tetapi, sekarang luberan lumpur Lapindo itu semakin meluas dan semakin mendekati tempat tinggal kami. Hal yang membuat kami kuatir adalah apakah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suaraporong.wordpress.com&amp;blog=926279&amp;post=19&amp;subd=suaraporong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Oleh</em> : <strong>Arek Pussaka<br />
</strong>Desa Dunganten Lor, kec. Tanggulangin</p>
<p>Pada awalnaya kami tidak begitu kuatir dengan keberadaan semburan lumpur Lapindo. Dikarenakan jarak antar titik semburan dengan tempat tinggal kami agak jauh, 3 Km lebih. Tetapi, sekarang luberan lumpur Lapindo itu semakin meluas dan semakin mendekati tempat tinggal kami. Hal yang membuat kami kuatir adalah apakah kami nantinya akan mengalami nasib yang sama seperti saudara-saudara kami yang terlebih dulu tergusur oleh lumpur Lapindo tersebut.</p>
<p>Padahal menurut pemahaman kami yang sangat awam soal lumpur, bahwa terjadinya semburan lumpur itu adalah akibat dari keserakahan manusia yang kurang bertanggung jawab. Mereka tidak bertanggungjawab atas ulahnya. Sehingga kami merasa seperti bangsa jin yang selalu mengalah melihat ulah manusia yang semakin lama semakin serakah. Sedangkan tanah dan bumi bangsa ini harus dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia dan bukan untuk segelintir orang, penguasa dan pengusaha. Tanah pertiwi ini anugerah ilahi jangan kau kotori hanya demi kepentingan perut pribadi.</p>
<p>Kita ini punya anak, punya cucu sebagai  generasi penerus keberlangsungan hidup di dunia ini. Oleh karena itu, jangan sia-siakan kehidupan kami untuk masa yang akan datang. Dan kepada saudara-saudaraku sebangsa setanah air, janganlah kamu hanya berpangku tangan melihat saudara-saudara kita terkenah musibah semburan lumpur panas biadab Lapindo. Jika kita hanya diam kita semakin diinjak dan ditindas, kini saatnya kita bangkit dan bersatu menuntut hak-hak kita yang telah dirampas paksa oleh pihak Lapindo.</p>
<p>Kami tidak pernah mengerti dan juga tidak bisa memahami kekuatan hukum di negeri ini. Apakah hukum di negeri tercinta ini seperti hukum rimba, orang kuat yang berkuasa ataukah hukum alam jin, yang umurnya ratusan bahkan ribuhan tahun, siapa yang berkuasa seribu tahun itulah dia akan menjalankan kekuasaannya.</p>
<p>Kami serukan kepada bakul sate, bakul tempe, tukang sabung ayam sampai tukang pasang togel ayo kita bersatu dan bergabunglah untuk menuntut hak kalian. Menuntut kembali tanah kelahiran kita sebab kampung kelahiran kita telah hancur lebur diterjang oleh lumpur panas biadab Lapindo dengan kalimat Bismillahirohmanirrohim Allahu Akbar mari kita berjuang untuk menuntut hak dan melawan kebiadaban.***</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/suaraporong.wordpress.com/19/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/suaraporong.wordpress.com/19/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suaraporong.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suaraporong.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suaraporong.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suaraporong.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suaraporong.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suaraporong.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suaraporong.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suaraporong.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suaraporong.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suaraporong.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suaraporong.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suaraporong.wordpress.com/19/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suaraporong.wordpress.com/19/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suaraporong.wordpress.com/19/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suaraporong.wordpress.com&amp;blog=926279&amp;post=19&amp;subd=suaraporong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suaraporong.wordpress.com/2007/06/04/kekuatiran-desa-yang-terancam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/77b07c7dc0da778d2c11dcd1a2c514dc?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">yogas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Warga Reno mogok makan.</title>
		<link>http://suaraporong.wordpress.com/2007/06/04/warga-reno-mogok-makan/</link>
		<comments>http://suaraporong.wordpress.com/2007/06/04/warga-reno-mogok-makan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jun 2007 02:33:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yogas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lumpur Porong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suaraporong.wordpress.com/2007/06/04/warga-reno-mogok-makan/</guid>
		<description><![CDATA[Aksi mogok makan yang dilakukan oleh warga Renokenongo tempo hari seakan menjadi bukti betapa peliknya persoalan terkait dengan lumpur Lapindo ini. Mogok makan yang dilakukan oleh warga Renokenongo itu adalah bagian dari cara mereka untuk mengambil perhatihan pemerintah dan Lapindo terkait dengan tuntutan mereka. Warga yang melakukan mogok makan itu menuntut supaya pengelolaan dapur umum [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suaraporong.wordpress.com&amp;blog=926279&amp;post=18&amp;subd=suaraporong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aksi mogok makan yang dilakukan oleh warga Renokenongo tempo hari seakan menjadi bukti betapa peliknya persoalan terkait dengan lumpur Lapindo ini. Mogok makan yang dilakukan oleh warga Renokenongo itu adalah bagian dari cara mereka untuk mengambil perhatihan pemerintah dan Lapindo terkait dengan tuntutan mereka.</p>
<p>Warga yang melakukan mogok makan itu menuntut supaya pengelolaan dapur umum itu ditangani/dikelola oleh warga sendiri, hal ini di picu oleh adanya nasi bungkus yang dikelola oleh catering CV. Diana itu ketika diterima oleh warga sering dalam kondisi sudah membusuk.<br />
“Kami sudah melakukan protes beberapa kali supaya makanan yang dikelola oleh catering CV. Diana itu, mbok yo jangan dalam keadaan basi. Tapi, tiap hari tidak ada perubahan dari pengelola terkait dengan protes kami tersebut” ungkap salah satu warga Renokenongo.</p>
<p>Akhirnya warga melakukan protes dan menuntut, dapur umum untuk melayani warga yang mengungsi di Pasar Baru Porong itu, pengelolaan di ambil oleh warga sendiri. Tapi dari tuntutan warga tersebut kontan langsung ditanggapi oleh Bupati Sidoarjo, Win Hendrarso. “pengelolaan dapur umum itu tidak mungkin dikelola oleh warga yang mengungsi di Pasar Baru Porong” ungkap Win di salah satu media lokal.</p>
<p>Pada dasarnya, apa yang tidak mungkin, bila dapur umum itu dikelola oleh warga sendiri. Dari persoalan ini muncul spekulasi, bahwa pengelolaan dapur umum di Pasar Baru Porong itu menjadi rebutan beberapa kelompok yang mempunyai kepentingan bisnis catering. Tapi bagi warga itu tidak menjadi penting selama kualitas makanan dan kebersihan di jaga. “bagi kami adalah mutu dan kebersihan dari makanan yang kita konsumsi. itu aja supaya ditingkatkan, terutama makanan untuk anak-anak” ungkap Darto warga Renokenongo. (Ltl)</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/suaraporong.wordpress.com/18/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/suaraporong.wordpress.com/18/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suaraporong.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suaraporong.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suaraporong.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suaraporong.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suaraporong.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suaraporong.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suaraporong.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suaraporong.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suaraporong.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suaraporong.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suaraporong.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suaraporong.wordpress.com/18/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suaraporong.wordpress.com/18/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suaraporong.wordpress.com/18/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suaraporong.wordpress.com&amp;blog=926279&amp;post=18&amp;subd=suaraporong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suaraporong.wordpress.com/2007/06/04/warga-reno-mogok-makan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/77b07c7dc0da778d2c11dcd1a2c514dc?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">yogas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Salam Redaksi &#8211; edisi ke-3</title>
		<link>http://suaraporong.wordpress.com/2007/06/04/salam-redaksi-edisi-ke-3/</link>
		<comments>http://suaraporong.wordpress.com/2007/06/04/salam-redaksi-edisi-ke-3/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jun 2007 02:28:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yogas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dari Redaksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suaraporong.wordpress.com/2007/06/04/salam-redaksi-edisi-ke-3/</guid>
		<description><![CDATA[Ada yang berubah pada nama buletin ini. Atas usulan dari beberapa kerabat dan pembaca mengenai nama. Maka nama buletin yang semula “Suara Lumpur Porong” kami ubah menjadi “Suara Porong”. Hal ini disebabkan pemikiran bahwa lumpur tidak dapat bersuara, tetapi kami yang menjadi kurban lumpur yang dapat bersuara. Lumpurlah yang menyebabkan kami bersuara. Selain itu agar [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suaraporong.wordpress.com&amp;blog=926279&amp;post=17&amp;subd=suaraporong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada yang berubah pada nama buletin ini. Atas usulan dari beberapa kerabat dan pembaca mengenai nama. Maka nama buletin yang semula “<strong>Suara Lumpur Porong</strong>” kami ubah menjadi “<strong>Suara Porong</strong>”. Hal ini disebabkan pemikiran bahwa lumpur tidak dapat bersuara, tetapi kami yang menjadi kurban lumpur yang dapat bersuara. Lumpurlah yang menyebabkan kami bersuara. Selain itu agar tidak tampak menjadi milik satu desa, maka kami gunakan nama Porong meski sebetulnya kurban lumpur bukan masyarakat Porong secara keseluruhan.</p>
<p>Dalam rangka refleksi satu tahun semburan lumpur Lapindo redaksi “<strong>Suara Porong</strong>” mengucapkan turut berbelasungkawa atas kesedihan tak berujung para korban dan mendukung apapun yang dilakukan oleh para korban untuk memperjuangkan hak yang telah di rampas akibat kecerobohan dan keserakahan tangan manusia Lapindo.</p>
<p>Redaksi mengucapkan permohonan maaf atas keterlambatan terbitan buletin “<strong>Suara Porong</strong>”. Kami yang juga korban tentu punya aktifitas terkait tuntutan yang tak bisa ditinggalkan. Semoga di edisi selanjutnya “<strong>Suara Porong</strong>” dapat terbit lebih cepat.</p>
<p><em><strong>Dengan bersatu raihlah kemenangan bersama&#8230;!!!</strong></em></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/suaraporong.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/suaraporong.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suaraporong.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suaraporong.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suaraporong.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suaraporong.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suaraporong.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suaraporong.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suaraporong.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suaraporong.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suaraporong.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suaraporong.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suaraporong.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suaraporong.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suaraporong.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suaraporong.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suaraporong.wordpress.com&amp;blog=926279&amp;post=17&amp;subd=suaraporong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suaraporong.wordpress.com/2007/06/04/salam-redaksi-edisi-ke-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/77b07c7dc0da778d2c11dcd1a2c514dc?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">yogas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sekilas Pandang Lumpur Porong</title>
		<link>http://suaraporong.wordpress.com/2007/05/14/sekilas-pandang-lumpur-porong/</link>
		<comments>http://suaraporong.wordpress.com/2007/05/14/sekilas-pandang-lumpur-porong/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 May 2007 11:55:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yogas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lumpur Porong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suaraporong.wordpress.com/2007/05/14/sekilas-pandang-lumpur-porong/</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah kompleks SD yang tenggelam. Warna putih di genting itu bekas lumpur yang mengering ketika ada kenaikan volume semburan. Ini di desa Siring.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suaraporong.wordpress.com&amp;blog=926279&amp;post=15&amp;subd=suaraporong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://suaraporong.files.wordpress.com/2007/05/pam.jpg" title="Komplek SD yang tenggelam"><img src="http://suaraporong.files.wordpress.com/2007/05/pam.jpg?w=500" alt="Komplek SD yang tenggelam" border="0" width="500" /></a></p>
<p><em>Ini adalah kompleks SD yang tenggelam. Warna putih di genting itu bekas lumpur yang mengering ketika ada kenaikan volume semburan. Ini di desa Siring.</em></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/suaraporong.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/suaraporong.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suaraporong.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suaraporong.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suaraporong.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suaraporong.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suaraporong.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suaraporong.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suaraporong.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suaraporong.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suaraporong.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suaraporong.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suaraporong.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suaraporong.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suaraporong.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suaraporong.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suaraporong.wordpress.com&amp;blog=926279&amp;post=15&amp;subd=suaraporong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suaraporong.wordpress.com/2007/05/14/sekilas-pandang-lumpur-porong/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/77b07c7dc0da778d2c11dcd1a2c514dc?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">yogas</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://suaraporong.files.wordpress.com/2007/05/pam.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Komplek SD yang tenggelam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gara-gara lapindo…</title>
		<link>http://suaraporong.wordpress.com/2007/05/03/gara-gara-lapindo%e2%80%a6/</link>
		<comments>http://suaraporong.wordpress.com/2007/05/03/gara-gara-lapindo%e2%80%a6/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 May 2007 11:40:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yogas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lumpur Porong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suaraporong.wordpress.com/2007/05/03/gara-gara-lapindo%e2%80%a6/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Nur Solikin Adik menjadi tidak kenal sama kakaknya. Paman tidak mengakui keponakannya. Ibu mertua tidak menganggap menantunya. Murid sudah berani untuk tidak patuh pada gurunya. Saling cemooh, saling hina, saling menyalahkan, saling mengungkit-ungkit masa lalu, saling membuka aib saudara-saudaranya. Itulah gambaran yang terjadi setelah keputusan cash and carry. Ketidakharmonisan terjadi di lingkungan keluarga masing-masing [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suaraporong.wordpress.com&amp;blog=926279&amp;post=12&amp;subd=suaraporong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Oleh</em>: <strong>Nur Solikin</strong></p>
<p>Adik menjadi tidak kenal sama kakaknya. Paman tidak mengakui keponakannya. Ibu mertua tidak menganggap menantunya. Murid sudah berani untuk tidak patuh pada gurunya. Saling cemooh, saling hina, saling menyalahkan, saling mengungkit-ungkit masa lalu, saling membuka aib saudara-saudaranya. Itulah gambaran yang terjadi setelah keputusan cash and carry. Ketidakharmonisan terjadi di lingkungan keluarga masing-masing warga karena di picu pembagian warisan orang tua.</p>
<p>Hampir seluruh warga korban lumpur Lapindo terbuai oleh bayang-bayang uang jutaan bahkan milyaran rupiah yang diperoleh dari hasil jual beli tanah yang semua itu sampai sekarang serba tidak pasti. Tetapi mereka harus menghadapi suatu kondisi yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya, yakni hilangnya kerukunan antar keluarga dan saudara-saudaranya.</p>
<p><span id="more-12"></span>Sekarang warga harus kehilangan sesuatu yang sangat berharga. Tanah kelahirannya, tetangga, kehidupan bermasyarakat yang sudah bertahun-tahun mereka bangun, kebahagiaan di lingkungan desa asal. Jika harus diganti tidak akan pernah ketemu jumlah uangnya. Hal inilah yang tidak pernah di hitung oleh Pemerintah, Lapindo dan bahkan masyarakat korban Lumpur Lapindo itu sendiri. Kondisi seperti ini adalah akibat dari terpaan issue yang digelindingkan oleh Pemerintah dan Lapindo dan di konsumsi mentah-mentah oleh masyarakat tanpa disaring dulu, sehingga mereka terjebak oleh keinginan Lapindo untuk segera menguasai tanah warga.</p>
<p>Kondisi yang seperti ini tidak serta merta akibat kesalahan warga dalam menentukan pilihan, sebab kondisi warga selama berada dalam kontrakan mereka didera kepanikan yang saat ini sudah mencapai titik akut. Sehingga mereka tidak akan bisa berpikir lebih panjang dan jernih serta memperkirakan kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi di kemudian hari.</p>
<p>Harga tanah dan rumah yang ditawarkan oleh pihak Lapindo memang membuat banyak orang tergiur. Harga tanah di Porong sebelum kena lumpur paling mahal Rp 300.000/m oleh Lapindo dihargai sebesar Rp 1.000.000/m. Sebuah harga yang sangat menggiurkan bagi banyak orang. Harga yang sedemikian tinggi itu membuat warga membayangkan dia akan menerima ratusan juta bahkan milyard rupiah dari hasil uang ganti rugi. Uang sedemikian besar itulah yang membuat orang saling berebut warisan dan menimbulkan keributan dalam keluarga. Bila belum mendapat uang saja banyak warga yang sudah bertengkar dengan keluarganya, dapat dibayangkan bagaimana kondisi warga paska menerima ganti rugi dengan system cash and carry. Mungkin ada yang saling beradu mulut bahkan beradu fisik dalam memperebutkan pembagian hak waris mereka. Sekali lagi hal inilah yang tidak pernah menjadi pertimbangan pemerintah dalam menyelesaikan ganti rugi warga korban Lumpur Lapindo ini.</p>
<p>Warga harus menyelesaikan sendiri urusan di internal mereka tanpa ada bantuan dari pemerintah untuk meminimalisir konflik, baik konflik vertical maupun horizontal. Bila hal ini terjadi siapa yang akan menjadi penengah? Apakah pihak Lapindo dan pemerintah bisa memahami masalah ini? Apakah mereka sudah memikirkan akibat janji-janji mereka yang diobral di media massa? Akhirnya warga hanyalah kurban dan sampai kapanpun akan tetap menjadi kurban.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/suaraporong.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/suaraporong.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suaraporong.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suaraporong.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suaraporong.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suaraporong.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suaraporong.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suaraporong.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suaraporong.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suaraporong.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suaraporong.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suaraporong.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suaraporong.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suaraporong.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suaraporong.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suaraporong.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suaraporong.wordpress.com&amp;blog=926279&amp;post=12&amp;subd=suaraporong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suaraporong.wordpress.com/2007/05/03/gara-gara-lapindo%e2%80%a6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/77b07c7dc0da778d2c11dcd1a2c514dc?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">yogas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kapan sisa 80% dibayar???</title>
		<link>http://suaraporong.wordpress.com/2007/05/03/kapan-sisa-80-dibayar/</link>
		<comments>http://suaraporong.wordpress.com/2007/05/03/kapan-sisa-80-dibayar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 May 2007 11:38:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yogas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lumpur Porong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suaraporong.wordpress.com/2007/05/03/kapan-sisa-80-dibayar/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Bandi Dempo &#8211; Jatirejo Kenapa semua pihak yang bertanggung jawab dan berwenang dengan urusan Porong harus berbohong.? itulah yang sekarang menjadi pertanyaan banyak orang yang menjadi korban semburan lumpur Lapindo. Lapindo bohong, Bupati bohong. Pejabat lain pun sama saja. Semua bohong! Buktinya apa? Sampai sekarang kami belum mendapatkan ganti rugi apa-apa. Warga yang meminta [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suaraporong.wordpress.com&amp;blog=926279&amp;post=11&amp;subd=suaraporong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Oleh</em>: <strong>Bandi Dempo</strong> &#8211; Jatirejo</p>
<p>Kenapa semua pihak yang bertanggung jawab dan berwenang dengan urusan Porong harus berbohong.? itulah yang sekarang menjadi pertanyaan banyak orang yang menjadi korban semburan lumpur Lapindo. Lapindo bohong, Bupati bohong. Pejabat lain pun sama saja. Semua bohong! Buktinya apa? Sampai sekarang kami belum mendapatkan ganti rugi apa-apa. Warga yang meminta ganti rugi dengan system cash and carry juga masih dipersulit dengan urusan administrasi yang sampai sekarang masih belum ada kepastian administrasi yang seperti apa yang harus diselesaikan, dan seolah-olah tidak ada habisnya urusan administrasi tersebut.</p>
<p>Lantas, kapan kami akan mendapatkan uang muka 20% tersebut? Tentu jawabnya Lapindo kalau administrasinya sudah selesai. Lantas kapan persoalan administrasi itu akan selesai? Tentu bila Bupati memberikan jaminan mengenai soal tanah yang masih banyak mempunyai surat petok D atau letter C. Seandainya Bupati mempunyai I&#8217;tikad baik untuk membantu warga tentu dia berani memberikan tanggungjawab,  sehingga nasib warga tidak terkatung-katung seperti sekarang ini. Namun bupati pun menolak untuk memberikan jaminan bahwa tanah yang dimiliki warga sungguh milik warga.</p>
<p><span id="more-11"></span>Mungkin warga sekarang ini hanya berpikir tentang uang muka saja dan warga selama ini tidak pernah mempertanyakan tentang kepastian kapan sisa 80% itu akan diselesaikan. Ini sudah merupakan kebaikan warga yang diusir dari rumah dan sawahnya dengan tiba-tiba. Siapa orang yang mau disuruh pergi dari rumahnya dan hanya diberi 20% dari harga rumahnya?</p>
<p>Pertanyaan yang sangat besar lainnya ialah benarkah sisa 80% itu akan di bayar? Apakah 80% itu tidak mengalami kendala seperti halnya uang muka 20% ini? Bila yang 20% saja repotnya sedemikian rupa apalagi yang 80%. Lamanya batas waktu pembayaran apakah tidak akan  membuat Lapindo dan pemerintah melupakan kasus ini?</p>
<p>Saat ini warga hanya menuntut 20% saja. Seharusnya semua warga korban lumpur Lapindo ini mempertanyakan tentang kepastian sisa 80% dan tidak hanya berkonsentrasi hanya pada uang muka 20% ini saja. Kalau selama ini Lapindo menjawab bahwa sisa 80% ini akan di bayar satu bulan sebelum masa kontrak rumah yang diberi Lapindo habis, bisakah janji itu akan ditepati. Rasanya sangat berat untuk percaya pada janji para pejabat Lapindo itu. Sebab jangankan yang 80% yang 20% saja sulitnya bukan main. Hal ini merupakan peringatan bahwa warga harus selalu hati-hati dan tidak boleh langsung percaya kepada siapapun yang memberikan janji itu.</p>
<p>Sudah banyak bukti bahwa Lapindo mudah sekali mengumbar janji melalui media massa. Janji surga yang ujung-ujungnya hanya menjadi hiburan sesaat bagi warga korban dan tidak pernah terwujud. Saudara-saudaraku jangan hanya diam, mari kita bergerak untuk menuntut hak-hak kita yang telah di rampas akibat kebiadaban manusia.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/suaraporong.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/suaraporong.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suaraporong.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suaraporong.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suaraporong.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suaraporong.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suaraporong.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suaraporong.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suaraporong.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suaraporong.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suaraporong.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suaraporong.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suaraporong.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suaraporong.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suaraporong.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suaraporong.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suaraporong.wordpress.com&amp;blog=926279&amp;post=11&amp;subd=suaraporong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suaraporong.wordpress.com/2007/05/03/kapan-sisa-80-dibayar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/77b07c7dc0da778d2c11dcd1a2c514dc?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">yogas</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Dari tanggul kecil ke tanggul besar, akhirnya jebol juga</title>
		<link>http://suaraporong.wordpress.com/2007/05/03/dari-tanggul-kecil-ke-tanggul-besar-akhirnya-jebol-juga/</link>
		<comments>http://suaraporong.wordpress.com/2007/05/03/dari-tanggul-kecil-ke-tanggul-besar-akhirnya-jebol-juga/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 May 2007 11:36:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>yogas</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lumpur Porong]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suaraporong.wordpress.com/2007/05/03/dari-tanggul-kecil-ke-tanggul-besar-akhirnya-jebol-juga/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Zainul Pada waktu Lumpur panas mulai masuk ke sungai warga dusun Jatianom Kelurahan Jatirejo yang letaknya tepat di sebelah utara semburan lumpur panas warga sangat panik. Warga takut lumpur akan masuk ke dalam kampung mereka. Saat itu para pemuda dan bersama-sama semua warga berusaha menyelamatkan desa. Mereka berusaha mendatangi kantor lapindo agar pihak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suaraporong.wordpress.com&amp;blog=926279&amp;post=10&amp;subd=suaraporong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Oleh</em> : <strong>Zainul</strong></p>
<p>Pada waktu Lumpur panas mulai masuk ke sungai warga dusun Jatianom Kelurahan Jatirejo yang letaknya tepat di sebelah utara semburan lumpur panas warga sangat panik. Warga takut lumpur akan masuk ke dalam kampung mereka. Saat itu para pemuda dan bersama-sama semua warga berusaha menyelamatkan desa. Mereka berusaha mendatangi kantor lapindo agar pihak Lapindo mendatangkan sirtu (pasir dan batu) serta alat berat untuk membuat tanggul agar lumpur tidak masuk ke kampung  Jatianom.</p>
<p>Ternyata apa yang dilakukan..? Lapindo hanya mendatangkan sirtu saja, tanpa alat berat. Maka dengan terpaksa warga menggunakan alat-alat seadanya, seperti cangkul dan sekrop untuk membuat tanggul. “Babah soroh, poko&#8217;e desoe slamet,” (Biar susah pokoknya dapat menyelamatkan desa). Kalimat itulah yang mejadi prinsip warga. Setiap hari dari pagi hingga malam hari, warga melakukan upaya untuk menyelamatkan desanya. Semua itu tanpa dibayar sepeser pun oleh pihak Lapindo dan pemerintah. Warga lebih mementingkan keselamatan kampungnya dari pada upah uang dari Lapindo dan pemerintah.</p>
<p><span id="more-10"></span>Namun semburan dan lumberan lumpur panas semakin membesar dan semakin mengancam keberadaan desa Jatirejo. Sekali lagi warga ngotot (memaksa dengan keras) meminta alat berat pada pihak Lapindo. Akhirnya diberi satu alat berat. Mungkinkan sebuah alat berat untuk membuat sebuah tanggul? Perjuangan warga dan pemudanya tidak mampu menghentikan luapan lumpur yang semakin besar.</p>
<p>Setelah lumpur meluas baru pihak Lapindo serius membangun tanggul yang besar meski tampak tergesa sehingga seperti tanggul darurat. Setelah tanggul dibangun masih ada kecemasan sebab tanggul dapat setiap saat jebol. Maka para pemuda dan warga sudah berusaha berunding dengan pihak Lapindo agar segera mengatasi semburan lumpur yang semakin membesar. Warga juga sudah bersiaga penuh siang dan malam untuk berjaga secara bergantian agar bila tanggul jebol maka mereka segera tahu. Semua itu dilakukan warga tanpa dibayar sedikitpun oleh pihak manapun juga. Ini hanya didorong semangat warga untuk mempertahankan desanya.</p>
<p>Akhirnya tanggul besar pun jebol. Dalam waktu hanya sekitar 3 jam saja desa Jatirejo tenggelam lumpur setinggi 2-3 m. Desa yang semula tenang tiba-tiba riuh. Orang berusaha berlarian berusaha menyelamatkan diri dan apa saja yang dapat diselamatkan. Namun meski demikian banyak harta benda yang musnah tenggelam. Tempat kerja hilang. Sawah yang memberi kehidupan hilang dalam waktu sekejap. Apakah ini disengaja oleh Lapindo untuk mengusir warga yang sejak awal sudah menolak Lapindo untuk mengadakan pengeboran di desanya? Berapa kerugian yang harus ditanggung oleh warga? Mengapa hanya diganti uang bangunan dan tanah? Bagaimana tempat kerja seperti sawah, ladang, toko yang hilang?</p>
<p>Melihat perjuangan warga yang begitu berat dan sangat melelahkan dan di campur dengan bau lumpur yang sangat menyesakkan dada namun akhirnya perjuangan warga dan pemuda Jatirejo terhenti karena tanggul yang selama ini di jaga untuk menahan lumpur agar tidak masuk desa Jatirejo akhirnya jebol juga..! Ingatkah perjuangan kita dulu saudara  saudaraku..? dari dulu tujuan kita hanyalah mempertahankan tanah leluhur. Tak sakitkah engkau melihat tanah leluhurmu di jajah.? tak sedihkah engkau melihat anak-anak yang dahulu bahagia bermain bersama teman-temannya, sekarang harus sendiri di rumah kontrakan? Tak sakitkah dirimu diusir secara paksa dari kampung halamanmu? Tak bersedihkah dirimu melihat kuburan leluhurmu hilang karena tenggelam oleh lumpur Lapindo?</p>
<p>Wahai saudara-saudaraku, sedih sekali rasanya, kalau mendengar cerita-cerita orang tua kita, bagaimana para leluhur kita mewujudkan desa Jatirejo yang damai, rukun dan sejahtera. Tapi kini semua kenangan itu telah hilang, Jatirejo yang damai dan sejahtera telah tenggelam di telan lumpur yang diakibatkan oleh keserakahan dan keganasan manusia, yang menguasai perusahaan yang bernama Lapindo.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/suaraporong.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/suaraporong.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/suaraporong.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/suaraporong.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/suaraporong.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/suaraporong.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/suaraporong.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/suaraporong.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/suaraporong.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/suaraporong.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/suaraporong.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/suaraporong.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/suaraporong.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/suaraporong.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/suaraporong.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/suaraporong.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=suaraporong.wordpress.com&amp;blog=926279&amp;post=10&amp;subd=suaraporong&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" /><div class="sharedaddy"></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://suaraporong.wordpress.com/2007/05/03/dari-tanggul-kecil-ke-tanggul-besar-akhirnya-jebol-juga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/77b07c7dc0da778d2c11dcd1a2c514dc?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">yogas</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
