Warga Reno mogok makan.

Aksi mogok makan yang dilakukan oleh warga Renokenongo tempo hari seakan menjadi bukti betapa peliknya persoalan terkait dengan lumpur Lapindo ini. Mogok makan yang dilakukan oleh warga Renokenongo itu adalah bagian dari cara mereka untuk mengambil perhatihan pemerintah dan Lapindo terkait dengan tuntutan mereka.

Warga yang melakukan mogok makan itu menuntut supaya pengelolaan dapur umum itu ditangani/dikelola oleh warga sendiri, hal ini di picu oleh adanya nasi bungkus yang dikelola oleh catering CV. Diana itu ketika diterima oleh warga sering dalam kondisi sudah membusuk.
“Kami sudah melakukan protes beberapa kali supaya makanan yang dikelola oleh catering CV. Diana itu, mbok yo jangan dalam keadaan basi. Tapi, tiap hari tidak ada perubahan dari pengelola terkait dengan protes kami tersebut” ungkap salah satu warga Renokenongo.

Akhirnya warga melakukan protes dan menuntut, dapur umum untuk melayani warga yang mengungsi di Pasar Baru Porong itu, pengelolaan di ambil oleh warga sendiri. Tapi dari tuntutan warga tersebut kontan langsung ditanggapi oleh Bupati Sidoarjo, Win Hendrarso. “pengelolaan dapur umum itu tidak mungkin dikelola oleh warga yang mengungsi di Pasar Baru Porong” ungkap Win di salah satu media lokal.

Pada dasarnya, apa yang tidak mungkin, bila dapur umum itu dikelola oleh warga sendiri. Dari persoalan ini muncul spekulasi, bahwa pengelolaan dapur umum di Pasar Baru Porong itu menjadi rebutan beberapa kelompok yang mempunyai kepentingan bisnis catering. Tapi bagi warga itu tidak menjadi penting selama kualitas makanan dan kebersihan di jaga. “bagi kami adalah mutu dan kebersihan dari makanan yang kita konsumsi. itu aja supaya ditingkatkan, terutama makanan untuk anak-anak” ungkap Darto warga Renokenongo. (Ltl)

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.